Netizen Kirim Surat Terbuka Untuk Pimpinan Bank Sulselbar Takalar, Ini Penyebabnya

TakalarNews.id. Seorang netizen dengan akun “TRy feace Hafiz” mengirimkan surat terbuka kepada pimpinan Bank Sulselbar Takalar, di halaman facebooknya, Rabu (29/4/2020).

Dalam surat terbuka yang ditulisnya, TRy feace Hafiz mengisahkan perlakuan tidak mengenakkan yang dialaminya dari customer service (CS) yang disebutnya bernama “Ibu Tila”.

Kepada awak media ini, Ia mengisahkan bahwa hari Selasa (28/4/2020) pagi pukul 09.30 wita, dirinya sampai di bank BPD. Setelah itu, dirinya antri hingga siang, dan baru sekitar pukul 14.30 wita, ia mendapat giliran.

Saat itulah, Ia mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari CS. Dengan alasan ada berkas yang belum cukup, TRy feace Hafiz disuruh kembali lagi besoknya. Saat itulah, Ia mengiba untuk diberikan kesempatan melengkapi berkasnya, hingga menangis karena yang bersangkutan tidak diberikan kesempatan.

Netizen lain pun menanggapi postingan TRy feace Hafiz. Sebagian dari mereka merasa terharu membaca surat terbuka itu. Sebagian lainnya malah membenarkan pernah mengalami perlakuan yang sama.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media Takalar News belum bisa mengkonfirmasi kepada pihak Bank Sulselbar Takalar, karena hari ini libur.

Berikut lengkapnya surat terbuka yang ditulis untuk pimpinan Bank Sulselbar:

(TABE… BAGI TEMAN2 WARTAWAN TOLONG DIANGKAT BERITANYA)

Kepada Yth:
Kepala Bank Sulselbar
NB:
Tolong Pegawainya diajarkan sifat peduli dan menolong kesesama manusia.

Kepada Yth:
IBU TILA ( Customer Service Bank Sulselbar) Yg tidak Punya Hati Nurani
NB:Tegas itu BAGUS

Patuh aturan itu PENTING
TAPI:

Punya Hati Nurani itu juga PERLU

Menolong org itu juga IBADAH
NARASINYA:
Sy tiba di Bank Sulselbar jam 09:30 dengan pengorbanan meninggalkan anak yg masih menyusui dan menahan rasa perih(sakit) yg terkadang sy tdk bisa bangun dan duduk apalagi berdiri klu rasa perih itu datang. Duduk antri di depan Bank berjam2 saya Nikmati dengan sabar tanpa protes apapun menunggu giliran. Alhasil setelah jam 14:30 baru dipanggil nomor antrian 22, saya pun lgsg berdiri menuju ke depan CS (IBU TILA) berkas semua saya sodorkan sesuai dengan persyaratan yg tertulis (lihat foto) sekalinya diperiksa CS meminta lgi surat permohonan buka rekening dari ketua lembaga ke Bank TAPI itu saya tdk punya jadi sy minta waktu 5 menit untuk membuatnya, Eh… Sdh tdk mau dilayani disuruh datang besok lagi. Jadi sy bermohon lgsg kepada IBU TILA ( CS) spy bisa dibikinkan ini hari nomor rekening dgn alasan sy ini org sakit Bu dan punya anak kecil juga jadi susah klu mau besok lgi antri bagus klu kondisi sy masih sehat. Tapi IBU TILA (CS) tidak terketuk hatinya menolong sy, Dia masih bersih keras tdk bisa melayani sy dgn alasan masih banyak antrianNya, padahal nmr antrian sdh dibatasi. Sdh tdk byk org yg antri hanya sampai antrian 34 itupun sdh byk yg pulang gara² capek menunggu.
CS (IBU TILA) yg tdk punya hati nurani TAPI jabatan kecil seperti Satpam Bank Sulselbar ( Pak IRWAN BANTANG DG ITUNG) yg begitu peduli dgn alasan sy JADI beliau membantu sy bicara sama CS (IBU TILA) tapi tetap hatinya seperti BATU malahan melebihi BATU Krn BATU bisa terkikis dgn air tapi HATI SEORANG IBU TILA kyk tdk punya Sanak Saudara yg tdk mau menolong pdhal AIR MATA SEORANG IBU sdh keluar didepan MUKA CANTIKNYA.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*