Perkuat Pemahaman keNUan Pengurus, Fatayat NU Takalar Gelar Kajian Aswaja

TakalarNews.id. Pengurus Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Kabupaten Takalar, dibawah kepemimpinan Sitti Darmawati Faharuddin, terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi, terutama untuk jajaran pengurusnya.

Seperti yang dilakukan oleh pengurus Fatayat NU Takalar ini, Selasa (29/12/2020). Bertempat di Gedung NU Takalar, mereka menggelar Kajian Aswaja yang dibawakan oleh Wakil Rais Syuriah PCNU Takalar, Ustadz Abdul Hamid Rio.

Menurut Sitti Darmawati, kegiatan ini dalam rangka menguatkan ideologi pengurus dan kader, agar mereka bisa memahami dan bangga sebagai kader NU.

Pengurus Fatayat NU Takalar menggelar Kajian Aswaja, di Gedung NU, Selasa (29/12/2020).

Ia menambahkan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) an-Nahdliyah yang dipahami NU memiliki ciri khusus (khas) tersendiri. Empat ciri tersebut adalah tawassuth, tawazun, I’tidal dan tasamuh.

Tawassuth merupakan sikap pertengahan, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan. Tawazun merupakan sikap seimbang dalam segala hal, termasuk dalam penggunaan dalil ‘aqli (dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional) dan dalil naqli (bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits).

I’tidal merupakan sikap tegak lurus atau bersikap adil. Sedangkan Tasamuh merupakan sikap toleransi, yakni menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama. Namun bukan berarti mengakui atau membenarkan keyakinan yang berbeda tersebut, dalam meneguhkan apa yang diyakini.

“Kegiatan kajian mingguan dan bulanan ini akan rutin digelar dengan tema yang berbeda, semuanya dimaksudkan untuk penguatan kapasitas pengurus,” jelas Sitti Darmawati.

Selain tema agama, Kajian rutin pengurus Fatayat NU Takalar ini, nantinya juga akan mengusung tema sosial, budaya, ekonomi dan politik. Kegiatan kajian ini juga menerapkan protokoler kesehatan dengan peserta wajib menggunakan masker.

(Ichal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*